White Confession (Chapter 3)

The heart that I didn’t get to show you

The answer that you didn’t get to hear

I will visit you with the white snow and tell you

I will tell you while looking at your eyes

The love that you gave me

I wanna give it all to you now

o~~oo~oOo~oo~~o

White Confession

(Sequel of Between Two Hearts)

~ Chapter 3 ~

Super Junior © SM Entertainment

written by Kiri-chan

o~~oo~oOo~oo~~o

Twitch. Twitch.

Empat garis siku-siku muncul di pelipis Kyuhyun. Matanya terus memandang layar ponsel yang telah kosong, hanya ada wallpaper dengan gambar animasi dandelion yang berterbangan ditiup angin, tapi entah kenapa Kyuhyun merasa isi SMS nista itu masih terpampang jelas disana.

“Berhenti mengirim pesan, Kyu. Ini sedang jam pelajaran.” Sungmin berbisik dengan mata tetap lurus menghadap papan tulis.

“Aku sudah selesai.” Kyuhyun menyelipkan ponsel pink itu dalam jemari Sungmin.

Si pemuda yang lebih tua membuka flip ponselnya cepat, mata indahnya memandang tak senang pada barisan message dalam inbox. “Kau tak pernah menghapus SMSmu bila memakai ponselku, Kyu,” sindirnya tajam.

Sungmin yang posesif, sisi baru yang membuat hati Kyuhyun berdebar lebih banyak akibat tekanan rasa bangga yang hampir membuatnya melayang. Bahkan dengan pikiran sekalut ini pun Kyuhyun masih merasakan hal yang sama.

“Aku berkirim pesan dengan Zhou Mi hyung.” Kyuhyun sengaja bicara jujur.

Alis Sungmin bertaut marah. Kyuhyun jadi terdesak ingin menciumnya, tapi dia tahu ini bukan waktu dan tempat yang tepat.

“Apa yang kalian bicarakan sampai harus dihapus?”

Kyuhyun bersumpah dia mendengar bunyi ‘krek’ dari ponsel yang digenggam Sungmin.

“Masalah pribadi, hyung.” Kyuhyun melempar tatapannya ke depan, sok cuek. “Kau tidak perlu tahu.”

Memang benar masalah pribadi, kan? ‘Masalah pribadi Zhou Mi dan Sungmin’.

“Begitu?” Sungmin yang dulu akan bicara dengan nada sedih, tapi Sungmin yang sekarang menggunakan tone yang lebih dingin, nyaris beku.

Kyuhyun melirik gelisah. Bulu kuduknya merinding. Jujur dia paling takut jika hyung imutnya ini marah. Tapi apa boleh buat, Kyuhyun sedang kesal!

“Apa soal pertengkaran Mimi dan Henry tadi?”

Mata Kyuhyun melebar, tak menyangka Sungmin akan bertanya lebih jauh.

“Hn.”

“Kyu.” Sungmin menatap lekat. “Kau berhutang penjelasan padaku.”

Kau yang berhutang penjelasan padaku, hyung.

“Aku sudah menjelaskan.”

“Aku mengenalmu sejak kecil.” Sungmin kembali memperhatikan papan tulis. “Jadi aku tahu kau berbohong atau tidak.”

“Aku tidak bohong!” Kyuhyun menautkan alisnya tidak terima. “Aku hanya—”

“CHO KYUHYUN!”

Prak!

Kyuhyun mengepalkan tinjunya penuh amarah. Penghapus papan tulis yang baru menghantam sisi kepalanya bergulir pasrah di meja. Siapapun bisa merasakan aura gelap mengerikan yang tiba-tiba menguar dari si maknae.

Tapi guru yang sedang emosi di depan kelas sepertinya tidak menyadarinya. “Jika kau ingin menyusul Zhou Mi keluar—”

Kyuhyun berdiri dari duduknya marah. “YA, AKU AKAN—”

“Kami akan keluar.” Tiba-tiba Sungmin ikut berdiri dan memegang lengan Kyuhyun, membuat maknae itu tersentak.

Si guru Matematika menautkan alisnya heran. “Lee Sungmin, kau tidak perlu—”

“Aku yang mengajak Kyuhyun bicara.” Sungmin menginterupsi dengan senyum tipis. “Jadi aku akan keluar juga.”

Sungmin menarik Kyuhyun tanpa menunggu persetujuan dari guru yang masih terdiam kebingungan.

oOo

Gelisah. Takut. Marah.

Sungmin tidak tahu apalagi yang sedang berkeliaran dalam benak Kyuhyun, tapi tiga jenis emosi itu yang paling terlihat dari ekspresi dongsaengnya. Dia membuka dan menutup pintu kelas dengan tangan kiri karena tangan kanannya masih menggenggam kuat tangan Kyuhyun, entah kenapa Sungmin punya firasat Kyuhyun akan segera kabur jika dia tidak menggenggamnya dengan erat.

“Sungmin? Kyuhyun?”

Sungmin menatap aneh ke arah Zhou Mi yang terlihat syok. Wajah pemuda China berambut merah pekat itu bahkan sampai memucat.

“Kau kenapa?” Sungmin bertanya heran. Saat itu dia merasa Kyuhyun berusaha melepas tautan tangan mereka, tapi Sungmin tidak akan membiarkannya meski mata rubahnya terus melihat ke arah Zhou Mi. “Ada masalah dengan Kyuhyun?”

Baik Zhou Mi maupun Kyuhyun, dua-duanya mematung.

Sungmin tahu pertanyaannya tepat sasaran.

“Jadi, Mi.” Sungmin merendahkan tubuhnya karena Zhou Mi memang sedang dalam posisi duduk di lantai koridor. “Kau bisa beritahu aku apa masalahnya? Kyuhyun tidak mau memberitahuku.”

Zhou Mi menegang. Masih ada jarak antara wajahnya dan Sungmin, tapi mata bulat karamel itu terlihat tajam mengintimidasi.

“Itu…”

“Sungmin hyung!” Kyuhyun menyentak marah meski Zhou Mi baru membuka mulutnya, dengan tegas menarik Sungmin kembali tegak. “Kau—”

—tidak perlu menanyai Zhou Mi hyung dengan wajah sedekat itu kan?

Kyuhyun mengatupkan rahangnya keras sebelum menggeleng kasar. “Kau…” Dia berusaha mengatur suaranya agar lebih tenang. “Kau tidak perlu menanyai Zhou Mi hyung. Aku yang akan menjelaskan.”

“Oke.” Sungmin menatap lurus. “Sekarang jelaskan.”

“Tapi sebelum itu aku punya pertanyaan.” Kyuhyun menghela napas berat, sebelum balik menatap Sungmin lekat. Tangan pucatnya yang masih digenggam Sungmin sekilas gemetar. “Kau suka Zhou Mi hyung?”

Sungmin melotot.

Zhou Mi juga.

“Huh?” Hanya itu reaksi Sungmin saat mata rubahnya mengerjap bingung. Jemarinya melepas tangan Kyuhyun dan terangkat ke dahi pemuda berkulit pucat itu. “Kyu, kau sakit?”

Brakk!

Ketiganya sontak terkejut. Suara itu tidak terlalu keras, tapi mereka bisa melihat ada kumpulan siswi mengelilingi seorang murid laki-laki yang terjatuh di lantai dengan kacamata melorot dan buku-buku berhamburan kemana-mana di ujung koridor sana.

“Penindasan.” Zhou Mi berdiri dari duduknya dan menepuk-nepuk debu kasat mata di celana panjangnya.

Kyuhyun mendecih. “Sensor pembela kebenaranmu sedang aktif, hyung?”

Zhou Mi menautkan alis. “Aku tahu kadang-kadang kau melankolis, Kyuhyun.” Pemuda China itu berkata sok bijak. “Tapi kau harus menekan emosimu pada situasi seperti ini.”

Kyuhyun melotot. “Apa maksud—” Matanya melebar lebih lagi saat Sungmin mengekor di belakang Zhou Mi. “Min hyung!”

Sungmin hanya melambaikan tangannya sekilas, sama sekali tidak berbalik. “Kita bisa bicara nanti, Kyu!”

Kyuhyun tercengang. Sungmin tidak pernah mengabaikannya dalam kondisi paling gawat sekalipun, apalagi di saat Kyuhyun memasang wajah memelas seperti sekarang ini.

Sial!

BRAKKK!

Kyuhyun menendang pintu kelas keras-keras, tidak menyangka pintu itu akan terbuka dan menampilkan wajah murka guru Matematika.

“CHO KYUHYUN! APA YANG KAU LAKUKAN?!”

oOo

From : Gege aneh

Xiao Xian Hua sayangku, kau pulang bonceng motor Ryeowookie ya? Aku sedang ada urusan dengan Sungmin di ruang kepala sekolah. Ciao~ Chu~ :*

Henry melotot horror ke arah layar ponselnya. Usaha Zhou Mi untuk beraegyo semakin hari semakin parah, dan semakin mengerikan. Bocah berpipi mochi itu menghampiri tempat duduk Ryeowook dan menyadari si pemuda Kim juga sedang menatap layar ponselnya dengan ekspresi horror.

Henry memiringkan kepalanya, mencoba mengintip layar ponsel Ryeowook. Mata sipitnya terbelalak melihat apa yang ada di dalam sana. “O-oi… mereka serius mengirimimu ini?”

Ryeowook mengangguk. Matanya tidak lepas dari layar ponsel meski perutnya sudah mulai mual. Jemarinya tak berhenti menggeser slide foto-foto tidak senonoh Yesung dan Luna yang jelas merupakan editan fans.

“Menjijikkan.” Henry merebut ponsel itu dari tangan Ryeowook dan segera menghapus semua jejak nista yang ada. “Gadis itu sudah keterlaluan. Kau masih mau bersikap terlalu baik untuk tidak membuat perhitungan dengannya saat ini juga?”

“Bagaimana jika pelakunya bukan Sunyoung sunbae? Kau lihat jam terkirimnya foto-foto itu tadi? Sekitar satu jam yang lalu. Aku tahu saat itu Jongwoonie hyung sedang live di salah satu stasiun TV, dan Sunyoung sunbae sebagai partner duetnya.” Ryeowook menatap nanar. “Juga partner fan-servicenya.”

Henry mendecih. “Dia bisa mengirimnya saat di backstage, kan? Atau menyuruh orang lain.” Pemuda chubby itu menepuk bahu Ryeowook keras. “Tidak biasanya kau lemah begini, Wookie.”

“Kau tidak pernah pacaran dengan artis sih.” Ryeowook berdiri dan menyandang tas punggungnya. “Kau tahu? Ada yang melemparku dengan telur busuk saat aku di parkiran supermarket sendirian kemarin, aku tidak tahu siapa pelakunya.”

“Tidak mungkin fans Yesung hyung.” Henry melipat kedua lengannya di depan dada, memasang ekspresi yakin. “Mereka kan tidak tahu kau pacarnya. Paling-paling suruhan Sunyoung sunbae.”

“Bisa kita lanjutkan spekulasinya nanti saja? Aku mau pulang.” Ryeowook berjalan duluan yang membuat Henry harus segera mengejarnya.

Pip! Pip!

Ryeowook berhenti mendadak. Berharap menemukan nama Yesung di ponselnya namun justru nama Zhou Mi yang tertera disana. Matanya terbelalak. “Zhou Mi, dia…”

Henry menautkan alis waspada. “Gege kenapa?”

“Zhou Mi bilang…” Ryeowook menelan ludah gugup, “dia menemukan siapa yang selama ini diam-diam menindasku.”

oOo

“Bersihkan toilet lantai 3.”

Kyuhyun terbelalak, tapi wajah cuek wali kelasnya sudah tak bisa dibantah.

“Kau keberatan?”

“Tidak, pak.” Kyuhyun ingin mendengus sebal tapi berhasil menahan diri. “Saya lakukan segera.”

Pemuda jangkung itu berbalik, namun sempat menoleh ke ruang kepala sekolah yang hanya dipisah dinding kaca. Sungmin dan Zhou Mi tampak berbicara serius dengan kepala sekolah, sedangkan gadis-gadis yang mereka bawa menunduk ketakutan. Alis Kyuhyun sedikit bertaut saat Sungmin beralih pada si korban penindasan para gadis—si anak lelaki yang berkacamata besar dengan gaya rambut yang kelihatan culun—dan menepuk bahunya menenangkan.

Hal sepele semacam itu sudah cukup memancing emosi Kyuhyun.

“Permisi.” Dia berusaha membuka pintu kacanya dengan tenang.

“Cho Kyuhyun?” Kepala sekolah mendongak saat mengenali si siswa jenius. “Ada masalah apa?”

“Tidak ada.” Kyuhyun tersenyum tipis. “Hanya ada keperluan dengan Sungmin-ssi.”

Kyuhyun menarik lengan Sungmin yang terlihat kebingungan.

“Kyu!” Sungmin berusaha menghentikan langkah Kyuhyun setelah mereka keluar dari ruangan. “Kau mau kemana? Sebentar lagi Wookie dan Henry datang.”

Kyuhyun tidak mau ambil pusing untuk bertanya apa maksudnya itu.

“Aku dihukum membersihkan toilet lantai 3.”

Sungmin terkejut. “Kenapa bisa begitu? Kukira hukumanmu hanya berdiri di luar kelas?”

“Semuanya karena kau meninggalkanku, hyung.”

“Hei, mereka—” Sungmin berusaha menjelaskan tapi mereka terlanjur sampai di toilet dan Kyuhyun lebih cepat menariknya ke dalam salah satu kabinet, mengunci pintunya. “Kyu?”

“Dia lebih penting dariku sekarang?” Kyuhyun menggenggam tangan Sungmin yang berusaha mendorong dadanya menjauh. “Kau menyukainya, huh?”

“Kukira dia prioritas bagi kita semua sekarang.” Sungmin menjaga suaranya tetap tenang meski napasnya sendiri berhembus di bibir Kyuhyun. Ruang mereka terlalu sempit, bagaimanapun. “Dan ‘suka’ seperti apa yang kau maksud?”

“Kau tahu siapa yang kubicarakan, kan?” Kyuhyun menatap bingung meski wajahnya masih terlihat kesal.

“Ryeowookie?” Sungmin mengerjap innocent. “Aku dan Mimi baru saja menangkap pelaku yang selama ini menindas Wookie.”

Fokus Kyuhyun terjerat emosi saat mendengar nama itu. “Kau memanggilnya ‘Mimi’ bukan karena menyukainya kan, Min?”

Sungmin menatap tak senang. “Panggil aku hyu—”

Ciuman Kyuhyun menyekat suaranya. Tangannya berhenti melawan saat Kyuhyun menguncinya di kedua sisi kepala. Tubuhnya tak bisa berontak karena Kyuhyun menghimpitnya terlalu dekat.

“Jawab… pertanyaanku.” Kyuhyun menatap tajam dengan napas sedikit memburu.

Sungmin juga masih nengatur napas, berusaha membuka mata dan melihat ekspresi Kyuhyun dengan jelas.

“Kau marah?”

Kyuhyun menggeram samar. “Itu tantangan?”

“Tentu saja pertanyaan!” Sungmin ingin menjitak dahi Kyuhyun jika saja kedua tangannya tidak sedang ditahan kuat. “Aku tidak mengerti kenapa kau bisa menyangka aku menyukai Zhou Mi! Itu tidak masuk akal!”

“Tidak masuk akal?” Mata Kyuhyun mendekat, sengaja mengintimidasi si lawan bicara. “Lalu jelaskan padaku apa yang masuk akal saat kau mencium Zhou Mi!”

Bibir mungil Sungmin terbuka, matanya terbelalak. Bahkan kejadian tidak penting yang sudah terlupakan bisa diingat begitu saja jika ada orang yang sengaja mengingatkanmu.

“Itu…” Bola mata Sungmin bahkan semakin melebar saat balik menatap Kyuhyun. “Zhou Mi mengatakannya padamu?”

Rahang Kyuhyun mengeras. “Tidak penting siapa yang mengatakannya kan, Min?” desisnya dingin.

Konyol.

Sungmin menunduk.

“Benar-benar konyol…”

“Huh?” Kyuhyun menautkan alis bingung karena tak bisa menangkap gumaman samar Sungmin.

“Kubilang ITU KONYOL!” sentak Sungmin keras sampai Kyuhyun berjengit kaget. “Jadi ini isi percakapan kalian lewat ponselku tadi? Kurasa aku mengerti kenapa kau menghapus semua pesan, Kyu.”

“Ke-kenapa?” Kyuhyun bertanya gugup, bingung kenapa Sungmin menatap sinis seolah keadaan sudah berbalik.

“Kalian membicarakan masa lalu? Hal-hal intim saat kalian masih ber—”

“Y-YAH! MIN!” Kyuhyun melotot syok, tangannya membungkam Sungmin secara reflek. “Tidak ada yang seperti itu! Aish… imajinasimu keterlaluan!”

“Lalu apa?” Sungmin menurunkan tangan Kyuhyun dari mulutnya. “Tidak mungkin ada pembahasan seperti itu jika sebelumnya tidak—”

“Aku memakai ponselmu dan aku pura-pura menjadi dirimu, Min,” interupsi Kyuhyun putus asa. “Lebih mudah seperti itu untuk memastikan dia menyukaimu atau tidak.”

Sungmin memandang seolah Kyuhyun sudah gila.

“Dan dia bilang kau yang menyukainya!” tambah Kyuhyun dengan nada frustasi. “Karena kau pernah menciumnya!”

Sungmin menutup wajahnya, dan Kyuhyun bisa mendengar Sungmin mengumpat lirih, “Tiang listrik mandarin itu pasti sudah gila!”

“Min…?” Kyuhyun menyapa ragu setelah dua menit tak kunjung mendapat respon.

Sungmin mengusap wajahnya dan mendengus kasar. “Kuharap dia memberitahumu alasan mengapa…” Pemuda manis itu memasang ekspresi seolah seseorang memaksanya mengatakan sesuatu yang mengerikan, “… mengapa aku… melakukannya?”

“Huh?” Kyuhyun mengerjap. Alasan? Maknae itu mencoba berpikir dan isi SMS Zhou Mi kembali terbayang di kepalanya.

.

[ Amnesiamu kambuh, hah? Kau sendiri yang pernah mengambil ciuman Kyuhyun dariku! Aish! Itu pasti hanya dalihmu! Niat dasarmu pasti karena ingin berciuman denganku kan?! MENGAKU SAJA! MENGAKU SAJAAAA! ]

.

Mengambil? Ciuman Kyuhyun? Dariku?

Huh?

Kyuhyun merasa otaknya mendadak tumpul. Terlalu lambat untuk berpikir. “Maksudnya ap—”

“Lupakan.” Sungmin menutup bibir Kyuhyun dengan tangannya. “Yang kau tanyakan hanya ‘aku menyukai Zhou Mi atau tidak’, kan? Jawabannya ‘tidak’. Karena jika aku sampai menyukai Zhou Mi bisa dipastikan jiwaku tertukar dengan Henry.”

“Hn.” Perlahan Kyuhyun tersenyum di balik jemari lentik Sungmin. “Aku tidak pernah mencium siapapun selain dirimu, jadi kau tak perlu mengambil ciumanku dari orang lain, Min.” Bibirnya mengulum pelan jari-jemari itu yang membuat Sungmin tersentak dengan pipi memerah. “Dan aku tidak rela orang lain merasakan apa yang seharusnya hanya untukku saja.”

“Ya, aku juga.” Sungmin balas tersenyum. “Bukan orang yang bisa berbagi.”

Dia berbisik dengan suara sangat lirih. Jika bukan karena jarak, bisa dipastikan Kyuhyun tidak akan menangkap apa yang dikatakan Sungmin. “Huh? Kau bilang apa?” Tapi justru kalimat dengan nada menggoda itu yang keluar dari bibir Kyuhyun.

“Lupakan.” Sungmin mendorong dada Kyuhyun menjauh. “Kau harus membersihkan toilet, ka—”

Sungmin terdiam saat bibir Kyuhyun menutup bibirnya lembut.

oOo

Discontinued, maaf. Terimakasih banyak sudah membaca.

~ Kiri-chan ~

oOo

Advertisements

34 thoughts on “White Confession (Chapter 3)

  1. Hai q kembali ikut nimbrung lagi y 🙂
    Hore dach lanjut lagi pada akhirnya setelah sabar menunggu 🙂

    Aigoo ternyata Kyu sepertinya cukup salah paham buat mengartikan pesan dari Zhoumi y hehehe
    Aigoo Kyu ampe esmosi gitu saar tahu kalau Ming lebih memilih ikut Zhoumi dbanding stay berbicara ma dirinya y n membuat dirinya kena hukuman lagi
    Aigoo Zhoumi sepertiny emng berusaha buat bisa mendapatkan perhatian dr Henry lagi y
    Eh jadi penasaran ma org yg dpergoki ma Zhoumi n Ming yg udah bikin Wookie terkena lemparan telur
    Aigoo Kyumin berciuman di toilet 🙂

    Dtungg klanjutnya 🙂
    maaf br ngeh skrng kl d ff ganti pen name y hehehe.

  2. Adaaaaa!!!!
    Ada orang yang netep nunggu dan bacaaaaaa…..
    Walaupun juga butuh waktu lama. Hehehe~
    Aku udah jarang keliling cari ff. Tapi kupastikan ketika waktunya tiba aku bakal keliling wp akun2 favorit (paling cuman satu dua jadi hapal di luar kepala ya).
    Intinya, terimakasih karena lanjutin ini. Aku kaget waktu iseng buka wp. Ada 2 yg baru, udah deg2an parah kirain LunarMin.
    Next Lunar ya. >_<
    Anyway, good luck buat wisudanya. Atau, sidangnya? Udah sampai mana si progressnya? ^_^!!
    Good luck~

    • ehehehe alhamdulillah ada 😀
      wah lunar blm kak, maaf banget 😦
      blm ada ide dan moodnya 😦
      sampai mana yaaa #amnesia #plakk! ehehe makasih kak 😀
      good luck jugaa 😀

  3. aaaah… aku baru buka blog-mu lagi kiri-chan.. jdi ktinggalan deh chap baru..
    harus d lanjut dong ini, aku udah haus akan ff ff otp yg makin lama makin menghilang… apalgi ff ini ff favorit aku yg ada d wp mu… hihihi

    lanjut ya say.. msih pnasaran sama si zhoumi sbenernya apaan sih yg dia rasain?
    pnasaran juga sama org yg udh gangguin wookie..

    d tunggu klanjutannyaaaaa

    • hehe iya kak makasih udh mampir dan komen 😀
      iya kok nanti dilanjut klo udh ada ide lagi 🙂
      zhoumi blm jelas yak perasaannya, duh kasian zhoumi XD
      gomawoyo 😀

  4. aku gak akan pernah tahu jika cerita ini dilanjutin kalau gak kebetulan iseng2 mampir,… huks,.
    konyol banget banget sih karakter kyuhyun sama sungmin,.
    sama2 posesif, keras kepala, dan suka salah paham…hahaha
    ceritanya bikin terhibur di tengah stress melanda,.
    ditunggu lanjutannya
    fighting!!!

  5. My Little Sister apa kabar??
    Maaf, baru reply dan kasih comment lg. Sekarang mainnya di AFF, habis buka fan fiction susah banget, sekali lagi maaf ya ^__^

    Seperti biasa, kalau gaya tulisan maupun ejaan segala macam, aku nggak terlalu ngerti jadinya nggak bisa komentar macem2. Kialau tentang isi cerita : aku mau protes!! Si Evil harusnya dibuat tambah cemburu aja, biar nggak hanya dihukum bersihin toilet tp bersihin satu sekolahan (he…he…he)

    Oh ya, sudah lulus kah?? Selamat ya atas kelulusannya! dan selamat datang di dunia baru, yaitu dunia cari kerja. Semoga cepet dapat kerjaan yang diinginkan ya!!

    Love U my little sister

    ROSIT26

    • sama kak, saya juga mainnya di AFF, tapi masih ff kyumin aja (sama changsoo kadang2, atau fanfic exo buatan temen kelas di kampus) XD
      waduh kalo tambah cemburu ntar disuruh bersihin lapangan sekolah bisa gawat #lololol
      blm lulus kak, proposal juga belum kelar2 *senyum miris*
      amin 🙂
      makasih udh baca dan komen ya kak 😀
      love you too 😀

  6. Tok..Tok..Tokk
    Spaadaa!!
    akhirnya berapa lama yaa ? 2 tahun ? atau 3 tahun ?
    Aku menunggu dari jaman Megalitikum akhirnya Update juga
    Fuihh.. Aku emang seneng Posesif Kyu
    gimana gitu liatnya, tapi disini Min juga Posesif *0*
    Ahh manisnya.. sama2 posesif ~.~
    aku harap ada perkembangan dari YeWook, Dan pergilah para pengganggu~
    Dan untuk Zhoury, Ayolah saling percaya. Masih aja curiga2an
    Ayo Kak!! Update!!

    • aku juga udah lupa brp tahun ><
      hahahaha iya dua2nya sama2 posesif disini 🙂
      zhoury yewooknya masih dipikir masa #lol
      updatenya di halaman ini juga, nanti ada tulisan complete di paling atas kalo udh kelar
      makasih udh baca dan komen y 🙂

  7. ahh kirichan~~ harus dilanjut pokok’y
    dasar evil sukanya curi kiss dr sungmin, min udh mulai menerima kyu kah??
    ditunggu next nya.

  8. i dunno how to breathe, i’m new reader author-nim. its seriously sweet. i dunno how to say it, but its really sweet. next chap di tunggu

    • kaget sampe ngecek ini aku buka aff apa wordpress, hehehe *bercanda* makasih udah baca ya 😀 nggak ada next chap, ini chap terakhir, nanti lanjutannya diupdate di halaman ini juga kalo udh ada mood 🙂

      • ah.. kenapa? :3
        kirain ada lanjutannya kak. :3 aku panggil kakak, boleh kan? boleh pasi, ini maksa. ini squel ya? berarti ada prequel nya ya? prequelnya hurt nggak ceritanya? kalo hurt enggak mau baca, nggak berani soalnya. hihi~

      • ya nggak kenapa2, cerita sebelumnya udah 13 chapter ditambah 1 prequel jadi 14 chapter kan, jadi yg ini 3 chapter aja (tambah prolog #lol)
        boleh2 😀
        prequelnya hurt, nggak usah baca, haha

      • harus ada mood kalo gitu. ini maksa hihi~
        aku panggil kakak ya? boleh kan, boleh pasti. ini maksa. hihihi~

  9. aduh kakak~~~ please aku gk kuat pengen tau kelanjutannya…
    mereka manis bgttt gak kuaat… lanjutin lah please please please please. huhuhu kyumin manis bgt klo lg pd ngambek1 gitu.. apalagi waktu kyuhyun cium paksa sungmin. awww gak nahan lah sayaa…. banyakin adegan kayak gitu bgus jg eon. hahahahahaha…
    btw jd kangen sama between two hearts. kayaknya hbis ini bakalan reread lg dr awal. hahaha

    • saya juga pengen ngelanjutin tp mood nggak muncul2 huhu nanti dilanjut kok 🙂 bnyakin adegan kyu maksa sungmin? waduh XD hehe ok2 🙂 makasih udh komen 🙂

  10. wah jd penasaran yg ngerjain wookie,tp kyu makin ngaco aja,bkin ngakak…….
    Tp bagian henry sm wookie dikit bgt apalagi yesung…..jd sedih…
    Pkokx keren,dtnggu lnjutanx….

    • haha masa iya kyu makin ngaco? maaf kalo henry sama wookienya dikit, blm ada yewook jg 😦
      lanjutannya tetep di halaman yg ini kok, makasih udh komen ya 😀

  11. chapnya bru fresh dari oven(?) yuhuuuu gigitan pertama untukku~~ #digetok
    masalah udah terselesaikan gak ada lagi cemburu-cemburuan, gak ada lagi posesif-posesifan(?), yang ada Kyuhyun disuruh bersihin wc~ #DikeroyokSparkyu
    yg lempar Ryeowook cewek yang natap dia sinis-lupa siapa namanya-yah?

    keep writing, Fighting unn~

    • kayak roti dari oven, kkk~ iya kyu disuruh bersihin wc XD ng.. yg natap sinis ryeowook dulu sih sulli *ngingetin* #lol ok 😀 makasih komennnya ya 😀

  12. Finally ff ini disambung lagi ><
    trus Zhoumi gege suka beneran ga si sama Sungmin oppa O__O ahhh eonn cepet dilanjut ya aku tunggu^^
    Fighting :*

  13. aku mau baca lanjutan dari chap ini hehehe ^_^
    kyuhyun dan sungmin sama2 posesif satu sama lain…cute banget! :3
    penasaran jg siapa yg sebenernya nge-bully ryeowook. makasih buat ceritanya 🙂

  14. Huwaaa akhirnya ff ini dilanjut jugaaa
    ku kira chap inibend eh ternyata masih ada terusannya yaa
    Disini Kyu ataupun Ming, dua2nya sama2 posesif dan cemburuan yaa
    Dengan adanya FF ini setidaknya bisa menghibur kegalauan ku. Hehe

    Ditunggu kelanjutannyaa~
    Gomawo n Fighting~~

    • hehe iya dilanjut kok 🙂
      kyumin udah sehati jadi kelakuannya sama #lol
      lanjutannya ttep di halaman ini ya 😀
      nado fighting! 😀
      makasih komennya 😀

Comments are closed.