Voice of You

Voice of You

by Kiri-chan

(Warning : Drabble gaje =,=)

oOo

Aku datang kesini karena suaramu.
Karena aku mencintaimu, hyung.

Seoul High School. Klub musik. Cho Kyuhyun baru saja menyelesaikan komposisi terakhirnya. Jemari pucatnya berhenti sejenak di atas tuts piano yang telah hening, sebelum menyambar kertas-kertas juga pena dan memasukkan semuanya ke dalam tas punggung, kemudian beranjak pergi.

Koridor sudah sepi pada suasana weekend di sore itu. Hujan deras di luar sana membuat napasnya terhela. Payung merah dalam genggamannya dibuka lebar sebelum langkahnya mencapai pintu terluar gedung yang terbuat dari kaca.

Bercak deretan hangeul pada permukaan kaca yang berembun berhasil memancing perhatian mata obskuritnya yang tajam.

“Kyu,
saranghaeyo.”

oOo

Aku datang kesini karena suaramu.
Karena aku mencintaimu, Kyuhyun-ssi.

Lee Sungmin berdiri menghadap hujan, yang semula hanya rintik kecil namun kian menderas kini. Pemuda mungil itu tidak akan repot-repot menunggu hujan berhenti jika tak ada gitar kesayangan tersampir di punggungnya. Orbs mata rubahnya yang kecoklatan menatap langit dari balik pintu kaca. Membayangkan seraut wajah yang membuat bibir pinkishnya tersenyum, membayangkan suara merdu yang membuat hatinya berdetak kacau.

Jemarinya bergerak, lembut, mengukir hangeul ‘Kyu’ pada permukaan kaca yang berkabut berkat napasnya yang hangat. Sejenak menatapnya, tersenyum lebar. Kembali menulis dengan 4 karakter hangeul ‘sa rang hae yo’ sebelum memberi ciuman kecil pada kaca, mencetak bayangan tipis bibir mungilnya di dekat deretan hangeul.

“Kyuhyun-ssi, saranghaeyo.”

“Itu menggelikan, Ming.”

Sungmin berbalik kesal, dan menemukan seringai menyebalkan Kim Jungmo di belakangnya. “Bukan urusanmu, hyung.”

“Jika kau sinis begitu, hyungmu yang tampan ini jadi malas mengantarmu pulang.” Jungmo mengembangkan payung transparannya, masih dengan seringai jahil. “Kau mau kutinggal?”

“Jungmo hyung!” Sungmin membentak protes, secara otomatis berlari dan meraih lengan Jungmo cepat.

Meninggalkan perasaannya di belakang.

oOo

Cho Kyuhyun masih terdiam di tempatnya. Terpaku pada deretan hangeul yang kian mengabur berkat tiupan angin kencang dari hujan yang semakin lebat.

“Kyu?” Bibirnya tersenyum lebar, tanpa sadar. Jemarinya menelusuri jejak bibir mungil yang tercetak samar di permukaan kaca.

Siapapun pemilik nama ‘Kyu’ ini, dia sangat beruntung.

oOo

Fin

Advertisements